Berita - Artikel

  Bupati Lebak Berikan Apresiasi untuk Tokoh Pendidikan

1 tahun yang lalu, telah di baca: 460 kali

disdik2Rangkaian kegiatan Hardiknas 2017 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak resmi ditutup Sabtu (13/05). Penutupan rangkaian kegiatan Hardiknas 2017 oleh Bupati Lebak (Hj. Iti Octavia Jayabaya) dilaksanakan di Gedung PGRI Rangkasbitung.

Kegiatan rangkaian kegiatan pada hari ketiga Hardiknas diisi dengan pemutaran film untuk pelajar. Film yang diputar berjudul "Rumah di Seribu Ombak" dan "Ayah, Mengapa Aku Berbeda?" hasil kerjasama dengan BPCB Banten. Hadir saat pemutaran film pelajar SMP di sekitar Rangkasbitung.

Pada malam harinya kegiatan Riung Mungpulung berlangsung di Aula PGRI. Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Lebak memberikan penghargaan kepada tujuh tokoh yang berjasa di bidang pendidikan.

Ketujuh tokoh tersebut yaitu.

1) Tatang Iskandar, S.TP Pembina KIR di SMAN 1 Malingping, SMPN 1 Panggarangan, dan SMPN 3 Rangkasbitung. Tatang berhasil mengantar anak didiknya meraih juara di tingkat nasional.

2) Masja, guru di SDN 3 Wangunjaya Cigemblong. Ia tak hanya berpuas menjadi guru di SDN 3 Wangunjaya. Ia mendirikan sekolah baru dengan bantuan masyarakat tahun 1997 dan mendidik anak-anak di sekolahnya.

3) H. Muhaemin, S.Pd (77 Tahun) seorang pensiunan yang merintis SMP sejak 1998 yang kini menjadi SMPN 2 Cirinten. 3 hari dalam seminggu ia mengajar di SMPN 2 Cirinten. Tidak cukup di satu sekolah 2 hari dalam semunggu ia mengabdikan diri di SMPN 3 Bojongmanik. Satu hari sisanya ia habiskan di MTS Cicakal Desa Kanekes dan SMA Filial Leuwidamar.

4) Ruhandi, ia adalah sosok di balik berdirinya TBM Kuli Maca di Warungbanten. Ruhandi yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Warungbanten menginginkan agar keberadaan TBM Kuli Maca dapat menjadi jembatan menuju masyarakat Warungbanten yang cerdas, kreatif, dan inovatif.

5) Ai Dewi ia adalah orang yang melaksanakan program penuntasan tuna aksara atas inisiatif sendiri bersama suami. Siapa warga belajarnya? Warga belajarnya adalah masyarakat Desa Cicakal Girang, Kampung Bodaan. Ai memulai di tahun 2007 dengan menjadi Tutor Pendidikan Keaksaraan.

6) Nama lengkapnya Muhammad Nasir Ali Muhidin. Lahir di Lebak 28 Juli 1971. Panggil saja Kia Nasir. Pak Kiai tinggal di Jl. Raya Pasar Wanasalam, Jemabatn Kayu Km 6, Bejod, Wanasalam. Pak Kiai adalah pengasuh Pondok Pesantren di Wanasalam. Tak cukup mengasuh Pondok Pesantren, Kiai Nasir juga mendirikan SMP Terbuka untuk santri-santrinya. SMP Terbuka tersebut menginduk kepada SMPN Wanasalam. Santri-santrinya dapat mengenyam pendidikan formal dan ponpes secara bersamaan.

7) H. Juli, di Kabupaten Lebak bahkan di tingkat nasional terutama di bidang Lembaga Kursus dan Pelatihan namanya dikenal luas. Beragam penghargaan seperti Juara I LKP Berprestasi tingkat Nasional pernah diraihnya tahun 2011. Setahun kemudian ia meraih predikat sebagai perias terbaik tingkat Nasional. Stand terbaik, sanggul terbaik, Make UP malam terbaik, Pangkas rambut terbaik pernah dirasakannya. Semuanya tingkat Nasional.

Kegiatan Hardiknas 2017 ditutup dengan mini konser Kolaborasi etnik-modern antara kelompok Tonggeret dari Cibeber dengan The Teachers dari Lebak dengan tajuk "Kado Kecil untuk Guru".

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2017

--- Ubaidilah Muchtar ---

Pejabat Struktural

  • Drs. H. Wawan Ruswandi
  • Imam Suangsa, S.IP, M.Si.
  • Holly Prihantono, M.Pd.
  • Abdul Malik, S.Pd., MM
  • Dedi Taufik, S.IP
  • Ibnu Wahidin, M.Pd.
  • Wawan Sukmara, SE

Video Terkini

}